Pulau Bangka, Kecantikan Pantai di Negeri Timah
Hello guys... Long time no new stories? Well, been busy for awhile and got no time to write or going somewhere to escape. But I'm back.. Now it's beach time.
Pantai tujuan pertama dari tour de beach di pulau Bangka ini dimulai dari Pantai Tikus Emas. Seperti kebanyakan pantai di pulau Bangka, untuk mencapai pinggir laut jaraknya cukup jauh dari jalan raya, dan disarankan menggunakan kendaraan pribadi karena sulit mencari kendaraan umum di daerah ini.
Sejenak melepas penat minum es kelapa muda sambil berteduh di bawah pepohonan di pinggir pantai. Namun itu tak bertahan lama... Siapa yang tahan membiarkan laut biru memanggil dengan ombak yang berbuih genit mengundang?
Setelah puas bermain kami pun kembali ke hotel untuk beristirahat dan sholat. Dan saat matahari tampak tidak seterik tadi, kami pun bersiap untuk mengunjungi pantai lain dengan tujuan mau berenang di laut. Yesss... Next beach will be... Pantai Matras.
Bersebelahan dengan pantai Matras ini ada pantai Parai. Dinamakan sesuai dengan nama Beach Resort yang ada di tempat ini. Tapi berhubung sudah penat dan lelah berenang ditambah perut tampaknya mulai latihan koor, kami hanya sempat berfoto sejenak dan akan kembali esok hari.
Di perjalanan menuju pemandian air panas, kami melewati danau besar atau itu sungai ya? Sorry informasi yang kudapat kurang akurat. Tapi dari bentuknya sepertinya ini danau. Dan kudapat sekelumit senja yang nyaris ditelan awan hujan. Sunset yang malu-malu.
Ini hari terakhirku di pulau Bangka, dan hanya kurang satu scene lagi yang kubutuhkan untuk melengkapi kisah pantaiku kali ini. I need to see my sunrise. Berangkatlah aku ke Pantai Rambak, yang akan jadi pantai terakhir dari perjalananku di Sungailiat.
Menunggu dengan kesabaran yang penuh drama, antara awan atau diriku yang dipilih sang surya.




























